Bob Muglia Diangkat Menjadi Presiden Microsoft.

Selasa, 06 Januari 2009


Bob Muglia, Senin kemaren diangkat menjadi presiden Microsoft untuk divisi server dan tool, yang termasuk di dalamnya adalah Microsoft Windows Server, Visual Studio, dan SQL Server business, yang penjualannya sekitar 22% dari keseluruhan penjualan Microsoft.

Hal ini tak lepas dari perannya membantu divisi business dan aplikasi tumbuh teratur pada tahun terakhir. Steve Ballmer, CEO Microsoft mengatakan bahwa Bob Muglia telah membangun budaya untuk "getting things done and done right". Selama beberapa tahun, Muglia telah ikut membantu Microsoft menghadapi ancaman dari linux, dan akhir-akhir ini dari perusahaan seperti VMWare. Pendapatan tahunan dari divisi server dan tool mencapai lebih dari 13 juta US dollar, yang meningkat sejak sekitar 10 juta US dollar pada tahun 2005. Ke depannya, Muglia harus mencari cara untuk berkompetisi dengan cloud computing dan membantu Microsoft membuat model clound computing mereka sendiri.

Muglia adalah salah satu karyawan yang telah lama bekerja untuk Microsoft, selama hampir 21 tahun. Dalam masa itu, ia telah menjalani masa-masa naik dan turun: diturunkan dari posisi VP pada group .NET Microsoft setelah kegagalan di tahun 2001 pada Hailstorm -platform pelayanan online yang saat itu berisi Web aplikasi seperti e-mail dan e-commerce untuk bisnis dan konsumen.

Pengangkatan ini menjadikannya orang ke-empat setelah Robbie Bach, Stephen Elop, dan Jean Phillipe Courtois yang diangkat sebagai presiden di Microsoft.

Apa Yang Akan Dilakukan Apple Tanpa Steve Jobs?

Senin, 05 Januari 2009


Apa yang akan dilakukan Apple jika Steve Jobs meninggal?

Munculnya pertanyaan tentang kesehatan CEO Apple, Steve Jobs mulai merebak sejak pada Agustus 2004 ia mengalami operasi karena kanker pankreas. Ketika beberapa bulan lalu Apple mengumumkan bahwa untuk pertama kalinya sejak kembalinya Steve Jobs ke perusahaan pada 1997 ia tidak akan membawakan keynote address pada pembukaan Macword di San Fransisco pertanyaan-pertanyaan itu semakin menyeruak untuk kesekian kalinya.

Apple mengatakan bahwa Jobs akan digantikan untuk membawakan keynote tersebut. Ditambahkan bahwa penggantian itu tidak ada hubungannya dengan kesehatan Jobs. Bahkan dikatakan bahwa Apple tidak peduli lagi dengan Macworld karena mereka memiliki cara yang lebih baik untuk berkomunikasi dengan para pemakainya dibanding dengan hanya mengandalkan CEO mereka yang terkenal pada event besar yang diadakan tiap tahun.

Yeah.

Yang jelas, ketakutan akan memburuknya kesehatan Steve Jobs telah membuat turunnya harga saham Apple sampai beberapa persen, yang terjadi pada bulan Juni ketika Jobs muncul di konferensi para developer Mac dengan terlihat kurus dan pucat("a common bug", kata Apple), dan pada bulan Agustus ketika berita Bloomberg salah memberitakan kematiannya. Minggu lalu, ketika sebuah laporan khusus memberitakan tentang kesehatannya secara pesimis, saham Apple turun hampir 4% dalam 1 garis lurus, yang kemudian pulih di ujung hari.

Dan sepertinya, Apple terkesan merahasiakan tentang rencana suksesi yang akan mereka lakukan, padahal rencana itu tak berguna bila public, dunia tidak diberitahu tentangnya. Apple seharusnya memberitahu investor, pegawai, pelanggan, dan suppliernya bahwa mereka baik-baik saja, dan bahwa tidak akan ada huru-hara selama terjadinya pergantian di kekosongan yang mungkin akan terjadi bila Steve Jobs bener-benar pergi.